Pembinaan Moderasi Beragama dan Anti Narkoba, Bagi Calon Psikolog yang Unggul

Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang dengan bangga menyelenggarakan kegiatan “Pembinaan Moderasi Beragama dan Anti Narkoba”. Kegiatan ini berlangsung pada hari Kamis, 8 November 2022 bertempat di Ruang PsychoMovie Lantai tiga Fakultas Psikologi UIN Malang. Kegiatan yang berjalan sukses ini diikuti oleh beberapa pihak, diantaranya yaitu perwakilan Dosen Fakultas Psikologi, perwakilan Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi, Senat Mahasiswa Fakultas Psikologi dan perwakilan Asisten Laboratorium Fakultas Psikologi serta Duta Fakultas Psikologi Tahun 2022.

 

Pada kesempatan ini, Fakultas Psikologi mendatangkan pemateri yang sangat mumpuni di bidangnya. Beliau merupakan Kepala Pusat Studi Moderasi Beragama dan Sosial Budaya UIN Malang, Mokhamad Yahya, M.A., Phd dan Ketua BNN Kota Batu, Dr. Hj. Agus Surya Dewi, M.Pd.

Kegiatan yang berjalan sukses ini dipimpin oleh Master of Ceremony, Duta Norma. Kegiatan dimulai pukul 09.15 yang dibuka oleh Master of Ceremony (MC) kemudian dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Duta Ikhsan. Tak lupa untuk mengukuhkan rasa kebangsaan dan nasionalisme serta sebagai bentuk kecintaan terhadap Psikologi dan UIN Malang, hadirin yang dipimpin oleh Duta Shofy menyanyikan lagu Indonesia Raya, Hymne Psikologi dan Mars UIN Malang. Selanjutnya, Pukul 09.35 pembacaan laporan oleh Ketua Kegiatan Ainindita Aghniacakti, M.Psi., Psikolog  dan dilanjutkan Opening Speech oleh Dekan Fakultas Psikologi, Dr. Rifa Hidayah, M.Si.

Pukul 09.57, puncak kegiatan dilaksanakan, yaitu penyampaian materi oleh kedua pemateri yang hebat. Dipimpin oleh Dosen Fenomenal Fakultas Psikologi Abdul Hamid Cholili M.Psi sebagai moderator yang bertugas memandu jalannya penyampaian materi. Materi disampaikan oleh Ibu Dewi sebagai pemateri pertama kemudian pada pukul 10.42 dilanjutkan pemateri kedua, Bapak Yahya.

 

Pemaparan yang cukup menarik, bagaimana moderasi beragama dengan penyalahgunaan narkotika. Salah satu pemateri yaitu ibu Dewi mengatakan bahwa kita tidak boleh menghakimi pengguna penyalahgunaan narkotika namun kita sebaiknya merangkul mereka untuk kemudian diberikan arahan.

“Tugas kalian adalah merangkul dan merehabilitasi mereka (korban narkotika) jangan jauhi mereka apalagi mengucilkan mereka korban pengguna narkoba cukup perlu dirangkul, tanpa menindas karna mereka telah hilang pendirian dan telah menjadi korban kekejaman oleh teman maupun lingkungan” ungkapnya.

Tak kalah unik dan menarik, penyampaian sesi kedua dengan mengulik tentang bagaimana esensi seseorang dalam moderasi beragama, disampaikan oleh bapak Yahya juga turut menyita perhatian audiens. Beliau mengungkapkan bahwa moderasi beragama itu penting dan harus dijalankan sebagaimana esensinya.

“Jika anda bermoderat beragama bukan ikut apa kata pemerintah namun melaksanakan esensi dari agama itu sendiri” ungkapnya. Penutup yang cukup jelas tegas dan cukup menyinggung sebagai generasi dari bangsa.

Sesi yang dilanjut dengan tanya jawab yang diisi oleh antusiasme dari peserta. Salah satu pertanyaan yang cukup menarik diungkapkan oleh saudara Ikhsan bertanya mengenai moderasi beragama namun melanggar syariat demi toleran.   “Bagaimana menanggapi fenomena jika orang yg mengaku ber-moderat tetapi malah merusak esensinya, seperti syariah dilanggar demi toleransi?” tanyanya.

Pertanyaan yang menarik dengan jawaban yang sangat mengejutkan oleh bapak Yahya sendiri. Beliau menjawab “Jika moderat meninggalkan syariah berarti bukan moderat, hanya klaim aja. Syariat banyak pembagiannya. Ada syaratnya, hanya bisa dilakukan pemerintah, dan lain sebagainya”. Pemaparan dengan jelas bahwa seseorang yang menjalani moderasi beragama tetap dalam syariah yang telah ditentukan.

Tak terasa tiba di penghujung kegiatan, tepat pukul 12.25 dengan penyerahan doorprize kepada penanya yang beruntung yaitu Saudara Amr dan Saudara Ikhsan. Dilanjutkan penyerahan cinderamata oleh Fakultas Psikologi kepada kedua Pemateri hebat yang telah menyampaikan materi yang berbobot. Kegiatan Pun ditutup dengan pembacaan doa oleh Muhammad Arif Furqon, M. Psi dan pada 12.35 acara berakhir dengan sesi dokumentasi bersama. […]

Pewarta: Bunga Fitriati & Syahrani Hasyim

X