Benchmarking Kurikulum Psikologi Kemaritiman dari Tanah Bugis

PsikologiUinMalang–UNHAS sebagai pondasi pendidikan dalam jalur maritim secara geografis memiliki peran dalam pengembangan pendidikan yang sesuai dengan asas maritim, begitu pula dengan pendidikan psikologi yang menurunkan program unggulan berupa psikologi maritim, atau yang dikenal dalam pendekatan istilah akademik UNHAS sebagai Psikologi Kepelbagaian Benua Maritim.

Atas ciri khas inilah yang manarik perhatian Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang untuk bertemu dan mendengarkan selayang pandang program studi psikologi UNHAS. Meskipun tergolong program studi yang masih berumur sebelas tahun dan masih berada dalam naungan fakultas kedokteran UNHAS, program studi psikologi UNHAS terus berupaya dalam menjawab kebutuhan mahasiswa yang notabene berasal dari daerah timur dengan aneka ragam budaya yang rentan konflik, seperti permasalahan yang berakar dari kesukuan, ideologi dan agama.

Tawaran tawaran keilmuan yang disampaikan oleh sekertaris program studi psikologi menjadi jawaban dari kebutuhan-kebutuhan kepelbagaian daerah timur Indonesia yang sering mengalami benturan psikologis antara sesama anak bangsa. Sebagaimana yang di uraikan oleh prof Tamar selaku pemangku kebijakan pada kampus ini, bahwa keberadaan program psikologi menjadikan solusi dengan melihat keberadaan masyarakat timur yang memerlukan pengetahuan akan metakompetensi psikologis untuk lebih mengenal diri dan kemudian menghasilkan profil lulusan yang sesuai dengan fitrah mereka.

Salah satu pendekatan pembelajaran yang menarik dan sudah dilakukan serta di terapkan oleh program studi psikologi UNHAS yaitu pembelajaran dengan metode refleksi yang di terapkan pada mahasiswa untuk menemukan kecenderungan-kecenderungan psikologis mereka, dan menemukan potensi dalam diri mereka masing untuk mengembangkan diri dan membaca masa depan.

Pembelajaran andragogy yang  menjadi pembeda dengan psikologi pada umumnya mencoba membimbing mahasiswa untuk mengenali diri sebagai pengalaman hidup, dimana kemudian  mahasiswa mampu menemukan dirinya secara utuh dan otentik. Disamping itu mahasiswa diajak belajar secara sistemik agar mengenali lingkungan masyarakatnya juga secara sistemik, hingga kemudian menemukan keindonesiaan dengan cara mereka sendiri, dengan seperti itu diharapakan mampu menumbuhkan kesadaran toleransi dan kesadaran moral kepada sesama. 

Yang juga menarik untuk dijadikan renungan dalam studi banding ke UNHAS yaitu mahasiswa di arahkan pada “belajar menjadi” untuk membentuk experiential learning hingga proses refleksi dimana setiap akhir semester diadakan sebuah kegiatan refleksi bagi seluruh mahasiswa, dilakukan setiap pembelajaran, disampaikan ke mahasiswa, dan orang tua dan dosen juga memberikan umpan balik dari hasil refleksi mahasiswa.      

Untuk menambah sempurnanya kegiatan studi banding di tanah bugis ini, rombongan program studi psikologi UIN Maliki Malang berkunjung ke  Program Studi Psikologi Universitas Negeri Makassar.   Tujuan  kunjungan ini guna menandatangi Perjanjian Kerja Sama antar program studi untuk memperkuat pembelajaran di prodi psikologi pada masing – masing Universitas. Dalam ramah tamah dan diskusi antara kedua belah pihak, program studi psikologi mencoba mempelajari model pembelajaran program studi Universitas Makassar yang juga mengembangkan pembelajaran Integrasi antara agama dan sains.

Meskipun Universitas Negeri Makassar adalah Universitas yang tidak berbasis agama namun program psikologi kampus ini juga mengembangkan psikologi integrasi antara agama dan sains, hal ini yang juga menjadikan Prodi psikologi ini menjadi pembeda dengan psikologi di kampus lain yang ada di kota Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X