Jelang UAS, Maba Psikologi Gelar Doa Bersama

 Opini
Suasana Istighosah Mahasiswa LSO Tahfidz Al Qur'an Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang

Suasana Istighosah Mahasiswa LSO Tahfidz Al Qur’an Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang

PsychoNews – Jelang Ujian Akhir Semester (UAS), mahasiswa baru (maba) Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang angkatan 2016 menggelar istighosah bersama (8/12). Kegiatan rohaniah yang digelar di Masjid Ulul Albab ini didanai oleh dana ketua angkatan mahasiswa psikologi angkatan 2016 dan dana devisi keagamaan pengurus angkatan 2016. “Dana yang digunakan untuk kegiatan, sebagian besar merupakan dana ketua angkatan maba Fakultas Psikologi 2016 dan sebagian kecil dari devisi keagamaan pengurus angkatan psikologi 2016”, ujar Irvan, ketua pelaksana istighosah.

Tidak kurang dari 80 mahasiswa psikologi angkatan 2016 berkumpul dan berdoa bersama untuk kelancaran UAS. Mereka juga bershalawat bersama dalam rangka memperingati isra’ mi’raj Nabi Muhammad SAW. Sebenarnya, kegiatan ini tidak hanya sekedar berdoa bersama dan memperingati isra’ mi’raj saja, melainkan lebih dari itu. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat tali persaudaraan antarmahasiswa psikologi angkatan 2016. “Dengan acara seperti ini, saya harapkan terjalinnya silahturahmi di antara maba fakultas psikologi 2016”, kata Hilman, ketua angkatan 2016. Hilman juga berharap kepada teman-teman seangkatannya untuk tetap kompak dan aktif mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di Fakultas Psikologi. “Ke depan ada acara psychofunday, semoga teman-teman bisa mengikutinya seperti hal mengikuti acara ini untuk memberitahu bahwa kita mendukung penuh kegiatan yang dilakukan fakultas psikologi” tambahnya.

Ustad Hambali pemimpin istighosah sekaligus Murabbi Mabna Ummu Sallamah juga memberikan pesan kepada mahasiswa psikologi angkatan 2016 agar tetap menjalin silaturahmi. “Kekuatan kita yaitu ikatan tali silahturahmi tidak boleh berjalan hanya di dalam kampus UIN saja, tetapi saya berharap diluar sana kita tetap menjaga tali silahturahmi kita”, ujar Hambali. Serangkaian kegiatan istighosah dan doa bersama mahasiswa psikologi angkatan 2016 ini menunjukkan bahwa dalam menuntut ilmu, selain berusaha dengan cara belajar, juga perlu usaha berupa doa atau mendekatkan diri pada Allah.

Kegiatan istighosah ini juga menunjukkan bahwa dalam upaya mengaktualisasikan diri melalui ilmu pengetahuan, perlu adanya dukungan sosial dari teman sebaya. Oleh sebab itu, penting untuk menjalin hubungan yang baik dengan teman sebaya guna saling memberikan dukungan, pertolongan, dan motivasi dalam menuntut ilmu. Hal ini sesuai dengan yang dianjurkan agama Islam yang tertuang dalam Q.S. Ali Imran: 103 menjelaskan bagaimana pentingnya menjaga ikatan silahturahmi. “…lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah SWT orang-orang yang bersaudara…” (Red. Ms)

Penulis            : Yansa Alif Mulya

Editor              : Setyani Alfinuha

Simpan


Tanggapan Anda

Silahkan login di akun facebook anda jika ingin memberikan komentar/tanggapan

Author: