MIU Login

Pengalaman Magang MBKM: Mahasiswi Psikologi UB Asah Kemampuan Konseling di Lab Konseling UIN Malang

Malang – Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) kembali membuktikan perannya dalam membekali mahasiswa dengan pengalaman dunia kerja yang nyata. Calista Najah Putri Leksana, mahasiswi Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya (UB), sukses menyelesaikan program magang setara 20 SKS di Laboratorium Konseling Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang selama tiga bulan penuh.

Selama periode magang, Calista terlibat langsung dalam berbagai aktivitas konseling, mulai dari asesmen awal, pendampingan klien, hingga evaluasi proses konseling. Pengalaman ini menjadi momen berharga baginya untuk mengaplikasikan teori-teori psikologi yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam praktik nyata.

“Selama tiga bulan magang di Lab Konseling UIN Malang, saya mendapatkan banyak pengalaman berharga. Bertemu dengan berbagai klien dengan latar belakang dan permasalahan yang beragam membuat saya semakin memahami dinamika psikologis manusia secara langsung. Ini menjadi bekal yang sangat bermanfaat untuk dunia pekerjaan ke depannya,” ujar Calista saat ditemui di sela-sela penyelesaian laporan magang.

Lebih dari sekadar pengalaman teknis, magang ini juga membantunya mengenali potensi diri secara lebih mendalam, terutama dalam bidang konseling. Calista mengaku semakin yakin bahwa profesi konselor adalah salah satu jalur karier yang ingin ia tekuni setelah lulus.

“Magang ini juga membantu saya mengenali potensi diri dalam bidang konseling. Saya jadi lebih paham bahwa konseling bukan hanya tentang memberikan solusi, tetapi juga tentang menjadi pendengar yang baik dan memahami perspektif klien,” tambahnya.

Setelah menyelesaikan magang, Calista memiliki agenda penting yang harus segera dituntaskan. Ia saat ini tengah fokus menyelesaikan proyek akhir dan menyusun press release yang akan dipublikasikan melalui platform Kompasiana. Langkah ini diambil sebagai bentuk dokumentasi dan berbagi pengalaman kepada mahasiswa lain yang tertarik mengikuti jejaknya dalam program MBKM.

Program MBKM setara 20 SKS sendiri merupakan salah satu inovasi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mendapatkan pengalaman belajar di luar program studi. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengakuan akademik, tetapi juga kompetensi praktis yang siap pakai di dunia kerja.

Kepala Laboratorium Konseling UIN Malang menyambut positif keterlibatan mahasiswa dari luar institusi dalam program magang MBKM. “Kolaborasi antarperguruan tinggi seperti ini sangat baik untuk memperkaya perspektif dan praktik konseling di Indonesia. Kami berharap semakin banyak mahasiswa yang memanfaatkan program MBKM untuk mengembangkan diri,” ujarnya.

Dengan rampungnya program magang ini, Calista berpesan kepada mahasiswa lain untuk tidak ragu mengambil kesempatan serupa. “Jangan takut untuk mencoba. Pengalaman magang MBKM benar-benar membuka mata saya tentang dunia profesional. Manfaatkan program ini sebaik mungkin,” tutupnya.

اترك تعليقاً

لن يتم نشر عنوان بريدك الإلكتروني. الحقول الإلزامية مشار إليها بـ *

Berita Terkait