Malang, 2 Oktober 2026 — Expo Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam rangka Dies Maulidiyah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2026 tidak hanya menghadirkan stand fakultas, tetapi juga menyediakan layanan screening kesehatan mental dan konseling gratis bagi masyarakat. Kehadiran layanan tersebut mendapat antusiasme dari pengunjung yang memanfaatkannya untuk berkonsultasi.

Layanan konseling yang berlangsung di Student Center Kampus 1 UIN Malang pada 1–2 Oktober 2026 menjadi salah satu bentuk upaya Fakultas Psikologi untuk mendekatkan layanan psikologis kepada masyarakat. Pengunjung diberikan ruang untuk menyampaikan cerita, membicarakan situasi yang sedang dihadapi, serta mendapatkan perspektif dalam merespons permasalahan yang mereka alami.
Salah satu konselor yang memberikan konseling hari pertama yakni, Ibu Rahmatika Sari Amalia, M.Psi., Psikolog yang juga dosen Fakultas Psikologi UIN malang. Beliau menyampaikan bahwa layanan kesehatan mental semakin dibutuhkan masyarakat, terlebih seiring meningkatnya kesadaran terhadap isu-isu kesehatan mental.
“Sebenarnya layanan kesehatan mental sangat dibutuhkan oleh masyarakat, terlebih dengan kondisi saat ini. Masyarakat dan generasi saat ini juga lebih aware dengan isu-isu kesehatan mental, sehingga layanan seperti ini sangat dibutuhkan oleh mereka,” ujarnya.
Kebutuhan tersebut terlihat dari antusiasme pengunjung yang datang ke booth Fakultas Psikologi selama kegiatan berlangsung. Beliau mengatakan, pengunjung terus berdatangan untuk memanfaatkan kesempatan berkonsultasi.
“Bisa dilihat bagaimana antusiasme pengunjung ke booth kita. Tidak henti dari jam 10 sampai jam 4 orang yang mengunjungi tempat kita untuk mengkonsultasikan apa yang terjadi pada kehidupan mereka saat ini,” lanjutnya.
Menurut beliau, pengunjung datang dengan berbagai situasi yang sedang mereka hadapi. Melalui sesi konseling, mereka berusaha memahami kondisi yang dialami sekaligus mencari cara yang tepat dalam merespons situasi yang tidak sesuai dengan harapan.
Kemudian salah satu pengunjung yang mengikuti sesi konseling juga menyampaikan bahwa, kesempatan tersebut memberikan pengalaman tersendiri. Ia mengaku merasa lebih lega karena akhirnya memiliki ruang untuk bertukar cerita, terutama mengenai hal-hal yang sebelumnya belum pernah ia ceritakan.
Kehadiran layanan konseling di ruang publik juga dinilai memberikan kesempatan bagi masyarakat yang belum memiliki ruang untuk berbagi cerita. Ia berharap layanan serupa dapat terus dihadirkan agar semakin banyak masyarakat yang memiliki akses untuk menyampaikan apa yang sedang mereka rasakan.
“Dengan diadakannya ruang konseling di ruang publik ini sangat membantu mereka yang tidak memiliki tempat untuk bertukar cerita,” ungkap salah satu konseli yang mengikuti layanan konseling.
Kehadiran konseling gratis dalam Expo Fakultas Psikologi menjadi salah satu bentuk upaya menghadirkan psikologi secara lebih dekat dengan masyarakat. Tidak hanya memberikan edukasi mengenai kesehatan mental, layanan tersebut juga membuka ruang bagi pengunjung untuk bercerita, didengarkan, dan mendapatkan perspektif dalam menghadapi situasi yang sedang mereka jalani.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang turut menghadirkan ruang berbagi yang dapat diakses masyarakat dalam suasana yang lebih terbuka. Antusiasme pengunjung selama kegiatan berlangsung menjadi bagian dari pengalaman Expo Fakultas Psikologi dalam mendekatkan layanan psikologi kepada masyarakat.





