MIU Login

Persiapan Promosi Kesehatan Mental dan Rangkaian Acara Menyambut Hari Santri serta Dies Maulidiyah UIN Malang

Dalam upaya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan jiwa sekaligus menyemarakkan sejumlah momen penting, Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar rapat persiapan pada Jumat (3/10/2025). Rapat yang dipimpin oleh Ibu Dekan tersebut merancang sebuah kegiatan kolosal yang mengintegrasikan kampanye kesehatan mental dengan peringatan Hari Santri dan Dies Maulidiyah UIN Malang.

Kegiatan utama yang direncanakan adalah “Long March dan Touring Promosi Kesehatan Mental” yang akan melibatkan 350 mahasiswa. Acara ini dirancang untuk menjangkau masyarakat secara luas dan simbolis. Rangkaian acara dimulai dengan berkumpul di halaman Fakultas Psikologi pukul 07.30 WIB, yang kemudian akan dibuka secara resmi oleh Ibu Dekan.

Setelah pembukaan, para peserta akan melakukan long march sebagai bentuk kampanye kesehatan mental kepada publik. Uniknya, kampanye ini tidak hanya berhenti di satu titik. Sebanyak 64 titik kunjungan ke pesantren dengan didokumentasikan video after movie, 64 titik ini mencerminkan usia UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang ke-64 tahun. Konsep touring ini diharapkan dapat menyebarkan pesan-pesan kesehatan mental lebih masif.

Tidak hanya bersifat seremonial, acara ini juga dirancang dengan intervensi yang konkret. Masyarakat dan santri yang hadir di titik-titik lokasi akan diajak untuk melakukan screening kesehatan mental. Skrining ini bertujuan untuk mendeteksi dini masalah psikologis. Bagi peserta skrining yang mendapatkan skor dengan indikasi tinggi, akan disediakan layanan lanjutan berupa sesi konseling dengan tenaga profesional yang telah disiapkan.

Kegiatan ini tidak berdiri sendiri. Promosi kesehatan mental ini sekaligus menjadi pembuka untuk dua agenda penting lainnya, yaitu peringatan Hari Santri pada 22 Oktober 2025 dan puncak acara Dies Maulidiyah UIN Maulana Malik Ibrahim pada 28 Oktober 2025. Dengan demikian, rangkaian acara ini diharapkan dapat menyatukan semangat dakwah, pendidikan, dan kepedulian sosial dalam bingkai kesehatan mental yang inklusif. Melalui inisiatif ini, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak hanya merayakan usia dan tradisinya, tetapi juga meneguhkan peran nyata dalam membangun masyarakat yang tidak hanya sehat secara spiritual, tetapi juga secara mental.

Berita Terkait