MIU Login

Global Outreach Psychology 2026 Bahas Perilaku Manusia di Era Digital, dari Teori hingga Penerapan Riset

Malang – Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyelenggarakan Global Outreach Psychology 2026 melalui kuliah praktisi bertema “Psikologi, Riset dan Media Sosial: Dari Data Menjadi Solusi Berdampak” pada Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini membahas perilaku manusia di era digital serta pemanfaatan riset psikologi untuk menghasilkan solusi yang berdampak bagi masyarakat yang diikuti sekitar 400 mahasiswa semester 5 dan 7.

Kegiatan tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Drs. H. Yahya, MA, dosen Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan Albert Muhammad Isrun Naini, Ph.D., peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Visiting Lecturer di Far Eastern Federal University, Rusia.

Acara diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Prof. Dr. Hj. Siti Mahmudah, M.Si. Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan kuliah praktisi dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam mendukung proses penyusunan skripsi dan penyelesaian studi tepat waktu.

“Fakultas bersama jajaran dosen akan memberikan dukungan totalitas tanpa batas agar mahasiswa bisa lulus tepat waktu, khususnya semester tujuh,” ujarnya.

Setelah sambutan dekan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pembangunan Zona Integritas Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Tahun 2026. Penandatanganan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama dalam membangun lingkungan fakultas yang bersih, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan.

Rangkaian acara kemudian berlanjut pada pemaparan materi kuliah praktisi. Sebagai narasumber pertama, Drs. H. Yahya, MA, menyampaikan materi bertajuk “Memahami Manusia dan Perilakunya: Perspektif Psikologi dalam Komunikasi dengan Konteks Media Sosial”.

Dalam pemaparannya, narasumber pertama menjelaskan bahwa media sosial memiliki dampak positif, seperti memperluas jaringan sosial, mempercepat akses informasi, dan meningkatkan partisipasi sosial. Namun, di sisi lain, media sosial juga berpotensi menjadi sarana penyebaran hoaks dan cyberbullying, serta berkaitan dengan kecemasan sosial dan fear of missing out(FOMO).

Selain itu, beliau juga menguraikan bagaimana aspek kognitif, afektif, dan konatif memengaruhi perilaku individu dalam berkomunikasi di ruang digital. Oleh karena itu, kesadaran diri, pengelolaan emosi, literasi digital, dan etika komunikasi diperlukan agar masyarakat dapat menggunakan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.

Melanjutkan pembahasan tersebut, narasumber kedua, Albert Muhammad Isrun Naini, Ph.D., memaparkan materi bertajuk “Memahami Perilaku Manusia di Era Digital Melalui Lensa Ilmiah”. Narasumber kedua ini menjelaskan bahwa media sosial tidak hanya menjadi sarana komunikasi, tetapi juga ruang yang menyediakan data untuk meneliti emosi, opini, dan perilaku manusia.

Beliau menguraikan sejumlah metode penelitian psikologi di media sosial, mulai dari survei digital dan studi korelasional hingga analisis sentimen berbasis big data dan eksperimen daring. Metode tersebut dapat digunakan untuk mengkaji fenomena psikologis seperti FOMO, cyberbullying, perbandingan sosial, serta echo chamber yang dapat memperkuat bias dan polarisasi kelompok.

Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya menerjemahkan hasil riset menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penguatan komunitas digital yang inklusif dan aman, pengembangan resiliensi serta regulasi diri dalam menggunakan media sosial, dan kolaborasi antara peneliti psikologi, komunitas, pengembang teknologi, serta psikolog klinis. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung edukasi kesehatan mental, intervensi dini, dan akses layanan konsultasi psikologis melalui platform digital.

Melalui kegiatan Global Outreach Psychology 2026, mahasiswa diharapkan dapat memahami keterkaitan antara teori psikologi, metode penelitian, dan penerapannya dalam menghadapi persoalan di era digital. Materi yang disampaikan juga diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa dalam mengembangkan penelitian dan menyusun skripsi yang relevan dengan permasalahan di masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terkait