[vc_row][vc_column][vc_column_text]Psikologi News – Tim Klinis Mahasiswi Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang 2022 sukses menggelar diseminasi kegiatan dengan tagline “REHAT” yang bertemakan ‘Caring Mental Health for Your Better Life’. Diseminasi ini menarik perhatian dengan topik seputar kesehatan mental dan berfokus pada cara menuju kehidupan yang lebih sehat dan sejahtera. Kegiatan ini menghadirkan beragam topik menarik mulai dari stres, kecemasan (anxiety), depresi, hingga Psychological well-being (PWB), Selasa (25/06/2023)
Tujuan utama dari diseminasi ini adalah memberikan pemahaman dan strategi praktis dalam mengatasi kecemasan, stres, dan depresi, serta mencapai kesejahteraan psikologis yang lebih baik. Dilakukan oleh tim Magister Psikologi Klinis 2023, penelitian terhadap 102 mahasiswa mengungkapkan fakta bahwa 37% dari mereka mengalami depresi, sedangkan 24% mengalami gangguan kecemasan. Oleh karena itu, diseminasi ini menjadi sarana edukasi yang berharga bagi mahasiswa dan masyarakat umum.
Dalam upaya memberikan edukasi yang efektif, Tim Klinis mahasiswi Magister Psikologi UIN Malang menggunakan berbagai platform media sosial untuk menyebarkan informasi mengenai kecemasan, stres, dan depresi. Selain materi-materi terkait, mereka juga menyajikan video-video singkat dan booklet yang relevan dengan tema yang dibahas. Hal ini bertujuan untuk memberikan pendekatan yang beragam dan menarik bagi audiens.
Selama acara diseminasi, interaksi dengan audiens menjadi aspek penting. Keterlibatan audiens dalam diskusi dan berbagi pengalaman serta simptom-simptom yang dialami memberikan nuansa yang lebih hidup pada acara ini. Meskipun mayoritas audiens menyadari pentingnya kesehatan mental, dalam diskusi interaktif dengan pemateri, terungkap bahwa banyak dari mereka belum pernah memeriksa kondisi dan kesehatan mental mereka sendiri. Bahkan, seringkali audiens hanya menduga-duga simptom yang sedang mereka alami. Hal ini membuktikan bahwa kegiatan semacam ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dengan harapan agar mereka dapat menjalani kehidupan yang sehat tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara mental.
Dalam menghadapi tantangan kesehatan mental yang semakin meningkat, Tim klinis dan profesional di bidang kesehatan mental telah menciptakan ruang-ruang dan fasilitas khusus untuk melakukan sharing terkait masalah kesehatan mental. Langkah ini diambil untuk memperluas akses ke dukungan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan kesehatan mental.
Seiring dengan peningkatan kesadaran masyarakat tentang kesehatan mental, semakin banyak orang merasa nyaman untuk berbagi pengalaman, tantangan, dan pemikiran mereka terkait dengan kesehatan mental. Teman-teman klinis seperti psikolog, psikiater, terapis, dan konselor telah menyadari pentingnya ruang sharing ini sebagai sarana untuk mendukung individu yang mengalami kesulitan mental.
Ruang sharing ini biasanya tersedia baik secara fisik di klinik atau fasilitas kesehatan mental, maupun secara virtual melalui platform daring. Mereka memberikan lingkungan yang aman dan terstruktur di mana individu dapat berbicara tentang pengalaman mereka tanpa takut dihakimi atau disalahpahami. Ruang-ruang ini juga memfasilitasi pertukaran pengetahuan, strategi, dan dukungan antarindividu yang mengalami masalah serupa.
Namun, penting untuk memahami bahwa tidak semua masalah kesehatan mental membutuhkan penanganan ahli. Ada beberapa tolak ukur yang dapat membantu mengidentifikasi apakah seseorang memerlukan penanganan ahli atau tidak.
Keberhasilan acara diseminasi ini juga menjadi tolak ukur pencapaian target perkuliahan tim. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat yang konkret bagi masyarakat terkait hal-hal yang diperoleh selama perkuliahan. Tim Klinis berharap bahwa di kesempatan ke depan, mereka dapat kembali memberikan manfaat bagi kebutuhan masyarakat, terutama terkait penerapan penelitian psikologi klinis di tengah masyarakat.
Dengan diseminasi ini, Tim Klinis Mahasiswi Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang telah memberikan sumbangsih berarti dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan mental. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan dan memberikan dampak positif yang lebih luas di masa yang akan datang.[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]




