{"id":4699,"date":"2022-09-22T23:22:22","date_gmt":"2022-09-23T06:22:22","guid":{"rendered":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/?p=4699"},"modified":"2022-09-22T23:22:22","modified_gmt":"2022-09-23T06:22:22","slug":"narasumber-handal-dengan-materi-berkualitas-menjadikan-international-conference-fakultas-psikologi-uin-malang-sangat-berkelas","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/narasumber-handal-dengan-materi-berkualitas-menjadikan-international-conference-fakultas-psikologi-uin-malang-sangat-berkelas\/","title":{"rendered":"Narasumber Handal dengan Materi Berkualitas Menjadikan International Conference Fakultas Psikologi UIN Malang Sangat Berkelas"},"content":{"rendered":"<p><!-- \/wp:post-content -->Kamis (22\/09\/22) Fakultas Psikologi untuk yang ke sekian kali mengadakan Conference bertaraf internasional dengan menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai negara di dunia. Pada kesempatan kali ini Fakultas Psikologi berhasil menghadirkan narasumber berkelas seperti Dr. Nurlaila Effendy, M.Psi dari Widya Mandala Catholic University; Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.d., Psikolog dari Universitas Gadjah Mada; Dr. Waheeda Khan dari Gobind Singh Tricentenary University, India; Prof. Aaron Jarden dari University of Melbourne, Australia; Prof. Gavin Brent Sullivan dari Uni Berlin &amp; CTPSR Coventry University, United Kingdom; dan Dr. Zainuddin Bin Hassan dari Universiti Teknologi Malaysia.<br role=\"presentation\" \/><img decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-4705 alignleft\" src=\"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image-conference-pfh-300x158.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"158\" srcset=\"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image-conference-pfh-300x158.jpeg 300w, https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image-conference-pfh-1024x539.jpeg 1024w, https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image-conference-pfh-768x404.jpeg 768w, https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image-conference-pfh-18x9.jpeg 18w, https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2022\/09\/image-conference-pfh.jpeg 1249w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/>Conference diadakan selama dua hari yakni, Kamis (22\/09\/22) dan Jumat (23\/09\/22) dengan judul \u201c<em>Living a Beautiful and Holistic Life in Humankind Atmosphere<\/em>\u201d. Di hari pertama ini ada tiga narasumber yang memberikan materi sesuai dengan tema International Conference kali ini, yakni Prof. Zainudin bin Hassan dengan materi \u201c<em>Fostering the creativity, liberated and humanized education<\/em>\u201d, lalu Prof. Aaron Jarden dengan materi \u201c<em>We Can:<\/em><em> Psychology <\/em><em>plays a fundamental role in every peak performance&#8221;<\/em>, dan yang terakhir Dr. Waheeda Khan dengan materi \u201c<em>Flourishing: Boosting personal and social post<\/em><em>-traumatic growth, soaring <\/em><em>from the past to better future<\/em>\u201d.<\/p>\n<!-- wp:paragraph {\"align\":\"left\"} \/-->\n<p><!-- wp:paragraph -->Tema utama dari<em> International Conference<\/em> ini adalah <em>Psychology &amp; Flourishing Humanity <\/em><em>2022<\/em>, yang mana artinya adalah tentang Psikologi &amp; Kemanusiaan yang Berkembang. Tentunya materi yang diberikan oleh narasumber membahas seputas psikologi dan perkembangan manusia pada zaman sekarang. Seperti yang dijelaskan oleh Prof. Aaron Jarden yaitu tentang <em>Applied Positive Psychology <\/em>atau penerapan positif psikologi. Psikologi positif itu sendiri merupakan cabang dari psikologi yang melakukan penyelidikan ilmiah ke dalam faktor-faktor yang membantu individu, komunitas, dan organisasi berkembang dengan membantu kekuatan dan kebajikan mereka. Dari artinya bisa dilihat bahwa positif psikologi itu bisa membantu perkembangan manusia melalui kekuatan-kekuatan yang dimilikinya. Positif psikologi ini sendiri sudah efektif digunakan di sekolah untuk meningkatkan kualitas akademik para siswanya agar nantinya mereka sudah siap untuk terjun langsung di masyarakat. Psikologi positif ini sendiri juga bisa dipelajari melalui buku-buku seperti \u201c<em>Designing Positive Psycho<\/em><em>logy<\/em>\u201d dan masih banyak<br role=\"presentation\" \/>lagi.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph -->\n<p><!-- wp:paragraph -->Tentunya untuk mencapai keberhasilan dari positif psikologi ini ada beberapa langkah yang harus dilakukan. Prof. Aaron Jarden telah membaginya menjadi 10 langkah antara lain: <em>simplifying messaging, better studies, start a movement, more people more passion, better<\/em> <em>dissemination (media, public policy, organization, schools), tailor well being interventions<\/em> <em>better, more collaborative plan, address the critics, become entrepreneurial and embrace<\/em><br role=\"presentation\" \/><em>technology, and make some friends<\/em>. Seperti itulah kira-kira langkah yang bisa dilakukan untuk mencapai positif psikologi yang lebih baik. Di akhir pemateriannya ia mengatakan bahwa \u201c<em>We need to focus more on what success looks like for positive psychology<\/em>\u201d.<\/p>\n<!-- \/wp:paragraph -->\n<p><!-- wp:paragraph -->[Reporter: Delima Agmara Susilo]<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamis (22\/09\/22) Fakultas Psikologi untuk yang ke sekian kali mengadakan Conference bertaraf internasional dengan menghadirkan beberapa narasumber dari berbagai negara di dunia. Pada kesempatan kali ini Fakultas Psikologi berhasil menghadirkan narasumber berkelas seperti Dr. Nurlaila Effendy, M.Psi dari Widya Mandala Catholic University; Prof. Dra. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.d., Psikolog dari Universitas Gadjah Mada; Dr. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4708,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-4699","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4699","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4699"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4699\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4708"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4699"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4699"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4699"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}