{"id":16264,"date":"2026-10-06T08:49:53","date_gmt":"2026-10-06T08:49:53","guid":{"rendered":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/?p=16264"},"modified":"2026-10-06T08:49:54","modified_gmt":"2026-10-06T08:49:54","slug":"bukan-sekadar-tugas-kuliah-enam-riset-mahasiswa-magister-psikologi-uin-malang-dipresentasikan-di-pfh-conference-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/bukan-sekadar-tugas-kuliah-enam-riset-mahasiswa-magister-psikologi-uin-malang-dipresentasikan-di-pfh-conference-2026\/","title":{"rendered":"Bukan Sekadar Tugas Kuliah, Enam Riset Mahasiswa Magister Psikologi UIN Malang Dipresentasikan di PFH Conference 2026"},"content":{"rendered":"<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">MALANG \u2013 Pembelajaran di Program Studi Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak berhenti di ruang kelas. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan mahasiswa dalam Psychology and Flourishing Humanity Conference (PFH Conference) 2026 melalui sesi Parallel Presentations, Selasa (6\/10\/2026).<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sebanyak enam karya ilmiah mahasiswa dipresentasikan dalam forum tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk outcome mata kuliah Seminar Mutakhir dalam Psikologi Klinis, yang mendorong mahasiswa mengembangkan isu-isu psikologi mutakhir menjadi karya ilmiah dan mempresentasikannya dalam forum akademik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keenam karya yang dipresentasikan membawa isu yang beragam. Kajian tersebut mencakup resiliensi mahasiswa perempuan di pesantren, regulasi emosi berbasis nilai Islam, pengetahuan tentang bullying, dinamika coping dalam relasi dengan orang tua, growth mindset pada remaja, serta self-regulated learning dalam pembelajaran bahasa Arab.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dini Febrian dan Mirza Aaliyah menjadi presenter untuk penelitian \u201cExploring Resilience among Female Islamic Boarding School Students: A Qualitative Descriptive Study.\u201d Penelitian tersebut melibatkan Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si. sebagai kontributor.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selanjutnya, Nur Kholifah dan Fina Salsabila mempresentasikan penelitian \u201cThe Mechanism of Emotional Regulation through Islamic Value Based \u2018Self Grow\u2019 Art Therapy Among Female Boarding School Students.\u201d Karya ini juga melibatkan Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si. Kajian mengenai perundungan dipresentasikan oleh Salahudin melalui penelitian \u201cGender Differences in Bullying Knowledge among Boarding School Students.\u201d Penelitian tersebut ditulis bersama Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sementara itu, Sindi Wati membawa penelitian \u201cThe Dynamics of Coping in Early Adulthood in Dealing With Relationship Wounds with Parents.\u201d Karya tersebut dikembangkan bersama Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si. Penelitian lain berjudul \u201cBehind the Growth Mindset: The Role of Intelligence Quotient and Gender in Adolescents\u201d dipresentasikan oleh Achmad Zulkifli Adnan. Karya tersebut melibatkan Syarifah Nur Latifah, Anita Desi Retnosari, Dr. Yulia Sholichatun, M.Si., dan Dr. Iin Tri Rahayu, M.Si. Adapun Siska Nihayatul Khusna mempresentasikan penelitian berjudul \u201cSelf-Regulated Learning in Arabic Language Learning among High School Students.\u201d<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keikutsertaan mahasiswa dalam PFH Conference 2026 menunjukkan penerapan pembelajaran yang menghubungkan perkuliahan dengan aktivitas penelitian dan diseminasi ilmiah. Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami isu psikologi mutakhir, tetapi juga mengembangkan hasil kajiannya menjadi karya yang dapat dipresentasikan dan didiskusikan dalam forum ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sesi parallel presentations memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menyampaikan hasil penelitian secara akademik, menerima tanggapan, serta mendiskusikan gagasan dengan peserta konferensi dari berbagai latar belakang psikologi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi Program Studi Magister Psikologi, keterlibatan tersebut juga menjadi bentuk konkret bahwa outcome pembelajaran dapat diarahkan pada produk akademik yang memiliki ruang diseminasi lebih luas. Karya yang dikembangkan dalam konteks perkuliahan memperoleh kesempatan untuk diuji melalui diskusi akademik di tingkat konferensi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan demikian, Seminar Mutakhir dalam Psikologi Klinis tidak berhenti sebagai proses pembelajaran di kelas. Mata kuliah tersebut menjadi bagian dari proses yang menghubungkan mahasiswa dengan perkembangan isu psikologi, penelitian, presentasi ilmiah, dan jejaring akademik.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Partisipasi enam mahasiswa dalam PFH Conference 2026 sekaligus memperlihatkan upaya Program Studi Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam membangun pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kompetensi ilmiah dan kontribusi mahasiswa terhadap diskursus psikologi kontemporer.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MALANG \u2013 Pembelajaran di Program Studi Magister Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang tidak berhenti di ruang kelas. Hal tersebut terlihat dari keterlibatan mahasiswa dalam Psychology and Flourishing Humanity Conference (PFH Conference) 2026 melalui sesi Parallel Presentations, Selasa (6\/10\/2026). Sebanyak enam karya ilmiah mahasiswa dipresentasikan dalam forum tersebut. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk outcome [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":16265,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-16264","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16264","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16264"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16264\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16266,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16264\/revisions\/16266"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16265"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16264"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16264"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/en\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16264"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}