{"id":3668,"date":"2016-12-07T08:56:56","date_gmt":"2016-12-07T01:56:56","guid":{"rendered":"http:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/?p=3792"},"modified":"2016-12-07T08:56:56","modified_gmt":"2016-12-07T01:56:56","slug":"weekly-research-class-plc-bangun-kepekaan-meneliti","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/weekly-research-class-plc-bangun-kepekaan-meneliti\/","title":{"rendered":"Weekly Research Class: PLC Bangun Kepekaan Meneliti"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><a href=\"http:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Weekly-Research-PLC-Psikologi-UIN-Malang.jpg\" rel=\"attachment wp-att-3793\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" class=\"alignleft size-full wp-image-3793\" src=\"http:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Weekly-Research-PLC-Psikologi-UIN-Malang.jpg\" alt=\"Weekly Research PLC Psikologi UIN Malang\" width=\"1040\" height=\"564\" \/><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">PsychoNews &#8211; <em>Psychology Learne<\/em><em>r<\/em><em> Community<\/em> (PLC) yang merupakan salah satu komunitas di Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) baru saja menyelenggarakan <em>Weekly Research Class <\/em>(WRC) beberapa hari lalu (2\/12). Kegiatan WRC yang menghadirkan pemateri Akhmad Mukhlis, MA ini berjalan dengan baik. \u201c<em>Alhamdulillah<\/em> kegiatan kemarin berjalan dengan lancar dan seru sekali\u201d, ujar Zakiya direktur PLC.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Komunitas PLC yang bergerak di bidang riset dan karya tulis ilmiah menggelar WRC guna mengasah keterampilan anggotanya dalam meneliti dan membuat karya tulis ilmiah. Zakiya menuturkan bahwa WRC sebagai wadah bagi para anggota PLC dalam mempelajari asal usul riset, dimulai dengan menemukan ide, menentukan judul, keserasian latar belakang dengan kajian teori, ketepatan metode, dan uraian pembahasan hingga kesimpulan yang benar dan matang sesuai dengan standar kepenulisan yang telah ditetapkan. \u201cWRC sebagai wadah PLC<em>ers<\/em> dalam mempelajari berbagai hal mengenai penelitian dan juga kepenulisan karya tulis ilmiah\u201d, ujar Zakiya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Antusias para peserta sangat tinggi dalam mengikuti kegiatan ini. Selain materi tentang riset, pemateri juga menyampaikan cara mengakses jurnal-jurnal melalui <em>publisher internasional<\/em>. Peserta mendapatkan wawasan baru serta ide-ide kreatif untuk memulai riset. \u201cApalagi ketika sesi materi \u2018<em>catch your idea<\/em>\u2019 yang disampaikan oleh Akhmad Mukhlis. Teman-teman PLC<em>ers<\/em> banyak mendapatkan ide-ide kreatif\u201d, kata salah satu peserta. Melalui pengetahuan tentang asal usul riset, para peserta lebih memiliki semangat dalam meneliti.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Melakukan penelitian merupakan hal penting yang tidak dapat terpisahkan dari dunia akademik, salah satu cara seseorang bisa mempunyai karya adalah melalui penelitian. \u201cUntuk memiliki semangat meneliti, menurut saya ada dua cara <em>sih<\/em>, pertama peka terhadap lingkungan sekitar, dan yang kedua adalah perbanyak membaca buku\u201d, ujar Zakiya. Kurangnya kepekaan mahasiswa juga menjadi perhatian Zakiya sebagai direktur PLC. Menurutnya, banyak yang terjadi disekitar kita, ada yang mengganjal, menarik, atau sesuatu yang luar biasa jika saja dituangkan dalam tulisan, tentu dengan alur pikiran yang logis dan empiris dipadu dengan wawasan yang didapat dari baca buku sebagai landasan ilmiah, akan memunculkan suatu kolaborasi yaitu munculnya pemikiran untuk bisa menemukan solusi, menurutnya. \u201cSebagai peneliti, seseorang juga harus solutif, tidak cukup hanya sampai pada kesimpulan saja\u201d tambahnya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Salah satu peserta WRC memaparkan bahwa dirinya tertarik melakukan penelitian dan ingin meningkatkan kepekaan untuk meneliti. \u201cSaya bergabung dengan komunitas penelitian untuk bisa belajar peka terhadap lingkungan sekitar dan juga menambah wawasan saya tentang penelitian dan riset\u201d, ujar Dewi, salah satu peserta WRC. Zakiya selaku direktur PLC berharap kepada seluruh mahasiswa semester satu agar lebih giat belajarnya dan juga peka terhadap lingkungan sekitar. \u201cKarena dunia masih luas <em>banget<\/em> untuk kita nyaman dengan cara hidup yang egois denga bangku kuliah aja, jadi ya bener harus di <em>eksplor <\/em>dan <em>dimaksimalin<\/em> potensi yang kita punya sejak muda, harus punya karya!\u201d, ujar Zakiya.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tingginya minat belajar mahasiswa psikologi, khususnya anggota PLC tentang penelitian menunjukkan tingginya motivasi belajar mereka. Motivasi belajar diartikan sebagai sesuatu keadaan yang terdapat pada diri seseorang individu dimana ada suatu dorongan untuk melakukan sesuatu guna mencapai tujuan. Tingginya motivasi belajar dalam meneliti ini dapat mendorong anggota PLC untuk mengaktualisasikan dirinya melalui karya-karya penelitian. (Red. Ms)<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Reporter\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 : Yansa Alif Mulya<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Editor\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 \u00a0 : Setyani Alfinuha<\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">[button href=&#8221;http:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/wp-content\/uploads\/2016\/12\/Weekly-Research-Class-PLC-Bangun-Kepekaan-Meneliti.pdf&#8221; rounded=&#8221;&#8221; size=&#8221;btn-mini&#8221; style=&#8221;nonestyle&#8221; target=&#8221;_blank&#8221;]Simpan Berita[\/button]<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>PsychoNews &#8211; Psychology Learner Community (PLC) yang merupakan salah satu komunitas di Fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) baru saja menyelenggarakan Weekly Research Class (WRC) beberapa hari lalu (2\/12). Kegiatan WRC yang menghadirkan pemateri Akhmad Mukhlis, MA ini berjalan dengan baik. \u201cAlhamdulillah kegiatan kemarin berjalan dengan lancar dan seru [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-3668","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3668","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3668"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3668\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3668"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3668"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/psikologi.uin-malang.ac.id\/ar\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3668"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}