Pimpinan Fakultas Psikologi mengadakan rapat persiapan pemutakhiran kurikulum dan workshop kurikulum pada Senin, 4 Agustus 2025, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Rapat ini berlangsung di ruang Dekan dan dihadiri oleh jajaran pimpinan Fakultas, dosen, serta tim pengembang kurikulum dari berbagai program studi. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi. Prof. Dr. Hj. Rifa Hidayah, S.Psi., M.Si., Psikolog yang membuka rapat dengan penjelasan mengenai urgensi pembaruan kurikulum di tengah perkembangan pesat ilmu psikologi dan kebutuhan dunia kerja yang semakin dinamis. Beliau menekankan bahwa proses pemutakhiran ini merupakan amanat dari kebijakan pendidikan tinggi nasional, khususnya dalam penerapan Outcome-Based Education (OBE), sehingga capaian pembelajaran lulusan dapat lebih relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Dalam rapat tersebut, dihadiri wakil dekan dan pengelola Prodi membahas sejumlah poin penting, mulai dari evaluasi kurikulum yang saat ini digunakan, penyesuaian matakuliah dengan perkembangan riset dan praktik psikologi terbaru, hingga strategi pengintegrasian nilai-nilai etika profesi dalam pembelajaran. Tim juga membicarakan mekanisme asesmen yang lebih berorientasi pada kompetensi, termasuk penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) yang selaras dengan profil lulusan.
Selain mempersiapkan pemutakhiran kurikulum, rapat ini juga membahas agenda workshop kurikulum yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. Workshop tersebut direncanakan melibatkan narasumber dari akademisi terkemuka dan praktisi profesional, sehingga peserta dapat memperoleh wawasan terkini serta contoh praktik terbaik dalam perancangan kurikulum berbasis OBE. Proses pembaruan ini diharapkan menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu pendidikan dan memastikan lulusan Fakultas Psikologi memiliki kompetensi yang unggul, baik dalam ranah akademik, profesional, maupun sosial. Dengan koordinasi yang matang melalui rapat persiapan ini, seluruh dosen dan pengembang kurikulum memiliki panduan yang jelas dan kesepahaman yang sama untuk menghasilkan kurikulum yang responsif terhadap perkembangan zaman.




