MIU Login

Empowering Equity, Economy and Ecology Pillar Through Technology for a Suistanable and Improved Life Quality

[vc_row][vc_column][vc_column_text]Psikologi News – Fakultas Psikologi mengadakan kegiatan Psychology and Flourishing Humanity yang dilaksanakan di Ruang Sidang Fakultas Psikologi UIN Malang pada Rabu (21/06/2023)

Konferensi ini membawa pembahasan unggulan dengan mengumpulkan para ahli, praktisi, dan pemikir dalam bidang psikologi, kesetaraan, ekonomi, ekologi, dan teknologi. Konferensi ini bertujuan untuk menjelajahi hubungan yang kompleks antara psikologi, kesejahteraan manusia, dan perkembangan berkelanjutan.

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk hybrid, yang menghadirkan keynote speaker, plenary session dan dosen undangan secara parallel session. Semua peserta akan memiliki akses virtual untuk bergabung dalam konferensi dan semua penulis akan memiliki kesempatan untuk mempresentasikan karya mereka baik secara virtual maupun di tempat. Pada konferensi ini, kegiatan dibuka oleh dekan fakultas Psikologi Prof. Dr. Hj. RIfa Hidayah, M. Si. Selanjutnya, ketua kegiatan conference melanjutkan memberikan sambutan M. Arif Furqon, M.Psi.

“Empowering equity, economy and ecology  through technology is a crucial step towards a sustainable improved quality of life for all “ ungkap Prof. Rifa Hidayah

Melepaskan potensi manusia, dengan menekankan pada kemampuan, kekuatan, dan bakat yang melekat pada setiap individu. Peran psikologi dalam memahami dan memanfaatkan potensi-potensi ini akan dibahas, dengan fokus pada bidang-bidang seperti psikologi positif, ketahanan, dan pertumbuhan pribadi. Dengan mengenali dan memelihara kapasitas ini, individu dapat mencapai tingkat kesejahteraan yang lebih tinggi dan berkontribusi pada pertumbuhan pribadi mereka sendiri serta pengembangan komunitas mereka

Secara keseluruhan, presentasi tentang “Melepaskan Potensi Manusia, Kreativitas Bersama, dan Pembangunan Berkelanjutan: Peran Psikologi, Komunitas, dan Budaya dalam Mendorong Perkembangan Manusia yang Sehat dan Kualitas Hidup” menyoroti peran integral psikologi, komunitas, dan budaya dalam mendorong perkembangan yang sehat, ko-kreativitas, dan kehidupan yang berkelanjutan. Hal ini mendorong pendekatan multidisiplin dan kolaboratif untuk meningkatkan kesejahteraan individu dan kolektif, yang mengarah pada kualitas hidup yang lebih tinggi bagi semua.

Aspek kunci lain yang akan dibahas dalam kegiatan ini adalah pola pikir bertumbuh, yang melibatkan keyakinan bahwa kemampuan dan kecerdasan dapat dikembangkan melalui dedikasi, usaha, dan belajar dari kegagalan. Pemateri akan menjelaskan bagaimana mengadopsi pola pikir bertumbuh dapat meningkatkan motivasi, ketekunan, dan pertumbuhan pribadi yang berkelanjutan. Kiat-kiat dan teknik praktis untuk mengembangkan pola pikir bertumbuh akan dibagikan.Peran optimisme dalam psikologi positif juga akan dieksplorasi. Optimisme melibatkan pandangan positif, mengharapkan hasil yang menguntungkan, dan mempertahankan harapan bahkan dalam situasi yang menantang. Presentasi ini akan menyoroti manfaat dari menumbuhkan optimisme dan memberikan strategi untuk menumbuhkan pola pikir yang optimis.

“Psikologi Positif: Menumbuhkan Ketangguhan, Pola Pikir Berkembang, Meningkatkan Optimisme, dan Mempraktikkan Belas Kasih” ungkap Siti Aisyah Bt. Panatik

Aspek humaniora digital dalam psikologi, termasuk pengumpulan dan analisis data, penggalian teks, analisis sentimen, dan teknik visualisasi. Penggunaan alat digital dan metode komputasi memungkinkan pemrosesan dan analisis yang efisien dari kumpulan data berskala besar, sehingga memungkinkan para peneliti untuk mengungkap pola, tren, dan wawasan yang mungkin tidak dapat dilihat dengan mudah melalui metode penelitian tradisional. Digital Humanities, disingkat DH, adalah studi elaboratif interdisipliner yang menyatukan setidaknya dua bidang penelitian yang bisa jadi sangat berbeda, misalnya Ilmu Komputer dan Ilmu Humaniora, serta berbagai disiplin ilmu, metode, dan pertanyaan penelitian lainnya. Interaksi produktif dari kolaborasi antara ilmuwan komputer dan peneliti humaniora ini merupakan salah satu peluang sekaligus tantangan terbesar DH.

Dampak potensial dari humaniora digital dalam memajukan penelitian, pendidikan, dan praktik psikologi juga akan disoroti. Presenter akan menampilkan contoh-contoh proyek dan inisiatif digital yang inovatif dalam bidang psikologi, seperti intervensi daring, aplikasi realitas virtual, dan arsip digital literatur psikologi.

“Alat dan teknologi digital dapat meningkatkan penelitian, analisis, dan penyebaran pengetahuan, yang pada akhirnya berkontribusi pada kemajuan pemahaman dan praktik psikologi” Ungkap Yosef Dedy Pradipto sebagai presentator ketiga dalam konferensi ini

Kesimpulan penting dari konferensi ini adalah bahwa psikologi manusia memainkan peran krusial dalam mengatasi ketimpangan sosial, merumuskan strategi pertumbuhan ekonomi yang inklusif, dan mempromosikan kesadaran ekologi. Dengan memahami faktor-faktor psikologis yang mempengaruhi perilaku dan persepsi manusia, kita dapat merancang solusi dan intervensi yang lebih efektif untuk memperkuat pilar-pilar ini.

Report by : Fahmi R[/vc_column_text][/vc_column][/vc_row]

Berita Terkait