Kompak, Psikologi UIN Maliki Angkatan 2016 Gelar Buka Bareng

 Psikologi Komunitas

Kompak: Mahasiswa angkatan psikologi 2016 Foto Bareng Setelah Acara Buka Bareng Usai

PsychoNews – Angkatan 2016 fakultas Psikologi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) kembali mengadakan acara angkatan untuk memeriahkan bulan Ramadhan tahun ini. Acara yang digagas oleh devisi keagamaan pengurus Psikologi angkatan 2016 bertakjub “buka bersama” mengundang Pak Mahpur selaku Pembantu Dekan III dan Gubernur DEMA F-Psikologi (1/6). Kegiatan yang bertempat di Aula gedung C lantai 3 itu diakui oleh ketua pelaksana sebagai ajang evaluasi angkatan. Dikutip dari sambutan ketua pelaksana, “Acara angkatan (Bukber) bukan acara dari pengurus angkatan, tetapi acara dari seluruh mahasiswa angkatan 2016” ujar Faza, ketua pelaksana.

Selain itu, tujuan diadakannya acara buka bersama angkatan 2016 adalah membentuk rasa persaudaraan dan persatuan diantara mahasiswa angkatan 2016. Hal ini dilakukan untuk mempererat jalinan komunikasi antar mahasiswa angkatan 2016. “Persatuan mahasiswa psikologi 2016 tercermin dari seberapa antusiasnya mahasiswa mengikuti acara itu“, ujar Faza. Sementara, Hilman selaku ketua angkatan juga meyakini bahwa kagiatan semacam ini dapat menambah ikatan persaudaraan di kalangan mahasiswa angkatan 2016. “Tetap teralin silaturahmi antar mahasiswa angkatan 2016 maupun kepada seluruh jajaran terkait fakultas”, lanjut Hilman saat diwawancarai. Hal semacam itu juga diungkapkan oleh perwakilan dosen yaitu Mahpur, harapan beliau angkatan 2016 bisa mengenal teman-temannya, “Semoga mahasiswa psikologi 2016 dapat mengenal teman se-angkatan, tapi jangan berlebihan mengenalnya”, ujarnya sambil diselingi canda gurau.

Kegiatan buka bersama ini juga di apresiasi oleh Mahpur selaku Wakil Dekan III. “Kami merasa senang, dan juga ada kebanggaan dari fakultas, saat ada mahasiswa yang ingin berkumpul di luar perkuliahan, di luar kelas dan juga di luar rutinitas” ujar Mahpur. Banyak sekali doa yang diberikan oleh Mahpur selaku dosen di fakultas Psikologi. Untuk mengadakan acara semacam ini, butuh inisiatif yang sangat kuat, karena acara yang besar yang melibatkan seluruh angkatan menjadi tantangan tersendiri bagi pengurus angkatan 2016. “Orang berinisiatif itu mahal”, ujar Mahpur. “Harapannya setiap orang akan memiliki inisiatif dari dalam diri sendiri”, lanjutnya. Akhir sambutan PD III, ditutup dengan pesan-pesan kepada mahasiswa angkatan 2016 sekaligus doa bersama. “Saya berharap, satu tahun menjadi proses penyesuaian diri pada lingkungan mahasiswa fakultas Psikologi”, ujar Mahpur. “berkumpullah dengan rasa suka dan rasa senang untuk berprestasi”, lanjutnya.

Dalam perspektif psikologi, ada kondisi dimana seseorang perhatian terhadap kesejahteraan orang lain dan ingin berbuat kebajikan. Ini dinamakan “Altruisme”. Jadi, altruisme merupakan lawan dari sifat egois yang mementingan diri sendiri. Kegiatan buka bersama bisa menjadi contoh dari sikap altruisme. Sikap ini terlihat dari bagaimana seseorang melakukan suatu kebaikan, selain itu juga altruisme sebagai suatu yang membudaya dan menjadi perhatian pada tuntutan moral dari individu tertentu. Beberapa orang dapat merasakan altruisme sebagai suatu kewajiban, sementara ada yang tidak. Maka dari itu, terkadang kita sebagai manusia ingin sekali berkumpul untuk melakukan suatu interaksi sosial.

Buka puasa bersama bukan sekedar temu kangen dan bercanda tawa bersama kerabat, namun kita bisa melihat sebagai momen menyambung tali silaturahmi. Dalam islam, begitu pentingnya menjalin silaturahmi. Dari Abu Ayyub Al Anshori, Rasul Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya tentang amalan yang dapat memasukkan ke dalam surga, lantas Rasul menjawab, “Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat).” (HR. Bukhari no. 5983) Selain itu, jika kita cermati bersama-sama, ternyata tradisi buka bersama juga bisa membuka jalan dalam berlomba-lomba dalam kebaikan dengan kegiatan ibadah secara kolektif, seperti mengumpulkan zakat dan menyalurkannya ke wadah yang membutuhkan misalnya.

Reportase         : Yansa Alif Mulya

Editor                 : Wahyu Riska Elsa P

Simpan

Tanggapan Anda

Silahkan login di akun facebook anda jika ingin memberikan komentar/tanggapan

Author: