Seminar APA Lahirkan Bibit Peneliti Psikologi UIN Maliki Malang

 Suara Mahasiswa
Gambar ilustrasi di unduh dari google.co.id

Gambar ilustrasi di unduh dari google.co.id

PsychoNews – Seminar American Psychological Association (APA) yang digelar beberapa waktu lalu telah memunculkan bibit-bibit peneliti. Berada di ruang sidang Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim (Maliki) Malang, para peneliti muda yang beranggotakan mahasiswa psikologi UIN Maliki Malang semester satu mempresentasikan program kerja yang akan dilaksanakan selama satu tahun ke depan (23/11). Tim yang bernama Actualization Psychological Team (APT) dibentuk oleh Yansa, mahasiswa Fakultas Psikologi semester satu yang telah melakukan seminar dan lomba karya tulis dari APA. Anggota APT yang terdiri dari 11 anggota dari mahasiswa semester satu jurusan psikologi UIN Maliki Malang ini berkomitmen untuk mengembangkan keilmuan melalui berbagai penelitian

Yansa mengemukakan bahwa Indonesia butuh peneliti-peneliti muda yang tidak takut salah. “Saya membentuk tim penelitian ini biar mahasiswa-mahasiswa tidak telat dalam mengetahui kesalahan dalam meneliti, biar nanti kalo udah semester atas udah tahu kesalahnnya” ujar Yansa saat ditemui setelah diskusi umum dengan para dosen dan kakak pembimbing. Tidak jarang mahasiswa telat dalam mengetahui bagaimana cara meniliti yang baik sehingga menghambat proses pembelajaran.

Dari keinginan belajar yang sangat tinggi peneliti muda, terbentuk tim ini yang diharapkan hasil dari penelitian yang dilakukan nantinya dapat digunakan secara bijak oleh mahasiswa, dosen, ilmuwan, maupun oleh masyarakat setempat. APT juga berkomitmen agar penelitian-penelitian mereka berguna bagi masyarakat. “Kami harus punya tujuan yang sama, sempet kami diskusi akhirnya temen-temen sepakat kalau masyarakat harus merasa senang atas kedatangan kita, selain itu kami harus berguna bagi masyarakat” ujar Alvina, selaku wakil ketua APT.

Terbentuknya tim APT ini juga diapresiasi oleh Wakil Dekan bagian Kemahasiswaan Psikologi UIN Maliki Malang. “Saya sangat mengapresiasi dengan mahasiswa semester satu yang mempunyai semangat dalam belajar, dan akhirnya terbentuklah tim ini yang diharapkan dapat menjadi wadah pembelajaran serta dapat memompa antusias mahasiswa lain untuk melakukan penelitian. Dari dulu saya ingin sekali mahasiswa mempunyai tim penelitian, tetapi belum ada yang tergerak hatinya. Taunya mahasiswa semester punya inisiatif itu” kata Mahpur, Wakil Dekan bagian Kemahasiswaan Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang sekaligus Pembina dari APT ini.

Para dosen juga memberikan apresiasi pada tim ini. “Semoga hal ini di tanggapi secara positif oleh keluarga besar fakultas psikologi pada khususnya, dan UIN Mailiki Malang pada umumnya”, kata Fuji, salah satu dosen psikologi UIN Maliki Malang. Apresiasi dan dukungan penuh juga ditunjukkan oleh gubernur Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Psikologi (DEMA F-Psi). “Saya sangat bangga dengan adik-adik semester satu yang tidak disangka-sangka berani membentuk sebuah tim penelitian, belum ada sejak dulu mahasiswa yang terpikirkan membentuk tim penelitian dari semester satu. Semoga kedepannya bisa menjadi hal yang positif”, ujar Faqih, gubernur DEMA F-Psi.

Kerja sama yang dilakukan oleh tim peneliti APT sangat penting dilakukan. Kerja sama serta dukungan dari seluruh civitas akademika Fakultas Psikologi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang juga tak kalah pentingnya. Kerjasama (team work) merupakan keinginan untuk bekerja dengan orang lain secara kooperatif dan menjadi bagian dari kelompok, bukan bekerja secara terpisah atau saling berkompetisi. Kerja sama dalam hal kebaikan sangat dianjurkan oleh ajaran agama Islam. “Dan tolong menolonglah kalian atas kebaikan dan ketaqwaan, dan janganlah tolong menolong atas dosa dan permusuhan…”(QS. Al Maidah : 2). Melalui kerja sama dan pembagian peran yang baik, diharapkan tujuan dari tim, komunitas, maupun kelompok akan tercapai secara optimal. (Red.Ms)

Penulis : yns

Editor    : Setyani Alvinuha

Simpan

Tanggapan Anda

Silahkan login di akun facebook anda jika ingin memberikan komentar/tanggapan

Author: