Dekan Psikologi UIN Maliki: Dulu, Sekarang, dan yang Akan Datang

 Liputan Terkini
Dari Kiri: Dekan Sekarang, Tengah Dekan Periode ke Dua dan Kanan Dekan periode Pertama

Dari Kiri: Dekan Sekarang, Tengah Dekan Periode ke Dua dan Kanan Dekan periode Pertama

PsychoNews – Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang memperingati hari ulang tahunnya yang ke-19 pada tanggal 10 Juni 2016 lalu. Sejarah mencatat bahwa Fakultas Psikologi di kampus ulul albab ini dirintis sejak tahun 1997 hingga saat ini menjadi Fakultas Psikologi. Perayaan hari jadi fakultas ini dimeriahkan dengan adanya Talk Show dengan tema: ”Fakultas Psikologi Dulu, Sekarang, dan yang Akan Datang”. Sesuai dengan tema tersebut, panitia penyelenggara mengundang pembicara-pembiacara yang secara langsung mengalami dan merasakan perkembangan fakultas ini dari dulu hingga sekarang, yakni ketiga orang yang pernah menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi. Mereka adalah Drs. H. Djazuli, M. Pd.I, Prof. Dr. H. Mulyadi, M. Pd. I, dan Dr. H. M. Lutfi Mustofa, M.Ag (sekarang).

Talk Show ini memberikan kesempatan kepada para mahasiswa untuk mengetahui sejarah, mimpi, dan prestasi fakultas ini melalui cerita yang disampaikan oleh ketiga pembicara tersebut yang tentunya setiap kepemimpinan memiliki pengalaman masing-masing. Seperti yang disampaikan Djazuli bahwa berdirinya Jurusan Psikologi sebagai wujud pengembangan dari sayap universitas dalam memadukan ilmu keislaman dan ilmu umum. Menurut beliau, perpaduan tersebut merupakan hal yang baik. “Karena belajar tidak dibatasi oleh apapun, selama itu merupakan hal yang baik, maka tegakkan,” ujar dekan pertama fakultas ini.

Setelah memasuki periode kedua, kepemimpinan pun diemban oleh Mulyadi yang memiliki impian untuk meningkatkan kualitas Fakultas Psikologi di tiap bagiannya. Guru besar dan pejabat tertinggi periode ke Dua itu mengungkapkan, “Ketika saya menjabat Dekan Psikologi, saya memiliki mimpi untuk meningkatkan apa yang telah diperjuangkan oleh Pak Djazuli, yaitu meningkatkan lembaga ini dari segi kualitas kelembagaan, kualitas karyawan dan dosen, serta kualitas lulusan mahasiswanya.” Bahkan, beliau menyampaikan secara runtun dan tegas akan mimpinya itu. “Ketika tahun 2003 Jurusan Psikologi menjadi Fakultas Psikologi, dan selanjutnya adalah membuka Magister pada tahun 2016, dan Doktor pada tahun 2021. Untuk mewujudkan hal ini, saya bekerja sama dengan UGM untuk peningkatan kualitas dosen, salah satunya yang telah dikirim adalah Pak Lubab. Mimpi saya adalah semua dosen menjadi Doktor. Setelah Doktor, menjadi guru besar, karena syarat untuk membuka Magister Profesi adalah adanya dua guru besar, seperti Bu Mamah dan Pak Rahmat Aziz sudah waktunya untuk menjadi guru besar, ini adalah tantangan ke depan,” papar beliau.

Selanjutnya Lutfi selaku dekan ketiga dan masih menjabat hingga saat ini memaparkan bahwa Fakultas Psikologi mengalami kemajuan signifikan dari tahun ke tahun. “Kemajuan fakultas kita meningkat secara signifikan. Pernah mahasiswa kita meraih juara 1 Tahfidz di Jakarta. Tiga orang karyanya (mahasiswa) diakui di luar negeri, waktu itu dalam acara di Malaysia pada 2014. Juga ada tiga orang yang akan berangkat ke Taiwan tetapi gagal karena masalah finansial yang kurang mencukupi,” jelasnya. Selain itu, beliau pun menyebutkan bahwa akan ada enam orang yang akan berangkat ke Jepang untuk mempresentasikan penelitiannya. Akhirnya hingga berita ini diterbitkan, mahasiswa yang berhasil berangkat pada acara “Call of Paper” di Yokohama Jepang tersebut berjumlah lima orang, yakni pada tanggal 21-29 Juli 2016 kemarin.

Mimpi-mimpi besar lainnya masih akan terus diperjuangkan oleh pemimpin fakultas dan juga para mahasiswa. Perwujudan mimpi-mimpi tersebut tentulah melalui tantangan-tantangan yang besar. Hal ini dapat dijadikan motivasi dalam meningkatkan kualitas Fakultas Psikologi. Di sinilah letak aktualisasi diri fakultas ini sebagai wujud semangat integritas tinggi. Abraham Maslow sebagai salah satu tokoh besar Psikologi menjelaskan bahwa aktualisasi diri adalah tingkat tertinggi dalam hierarki kebutuhan. Peruwujudan kebutuhan akutualisasi diri merupakan puncak dari pengalaman-pengalaman yang dirasakan. Sedangkan dalam Al-Quran terdapat sebuah ayat yang artinya “Dan katakanlah: ‘Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu…” (At-Taubah: 105). Ayat ini menegaskan bahwa hasil usaha yang dilakukan oleh seluruh civitas akademika Fakultas Psikologi akan dinilai oleh semua orang dan bermanfaat bagi kualitas Fakultas Psikologi di masa yang akan datang. (Red.Ms)

Reportase             : Sudrajad Yudo Putra

Editor                     : Sofia Musyarrafah

Simpan

Tanggapan Anda

Silahkan login di akun facebook anda jika ingin memberikan komentar/tanggapan

Author: