PLC Psikologi UIN Maliki Presentasikan 4 Riset di Yokohama Jepang

Conference Yokohama Jepang
Prestasi: 4 Peserta mengabadikan Kegiatan ICP di Gedung Conference Center Pacifico Yokohama

PsychoNews – Semangat Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas pengembang dan pecinta penelitian Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang, Psychology Learner Community memang patut diacungi jempol. Pasalnya setelah berhasil mempresentasikan paper penelitian mereka di Bandung dalam ajang internasional bernama AAICP 2015 lalu kini mereka berhasil kembali membawa nama baik Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang dalam prestasi membanggakan di ajang 31st International Congress Of Psychology (ICP) di Yokohama, Jepang 24 – 29 Juli 2016 lalu.

Komunitas Intra Fakultas Psikologi Psychology Learner Community (PLC) melalui bimbingan para dekanat, dan dosen-dosen yang senantiasa siap berkolaborasi dengan mahasiswa dalam menulis karya ilmiah ini berhasil mempresentasikan 4 paper penelitian mereka dalam ajang yang dikenal prestisius oleh banyak ilmuwan psikologi. Hal ini karena event ICP 2016 di Yokohama, Jepang sudah berlangsung setiap 4 tahun sekali dan diadakan oleh International Union of Psychological Science (IUPsyS) dan pada perhelatan ke 31st ICP 2016 yang mengambil tema Diversity in Harmony: Insighst from Psychology, dimana psikologi berusaha memaknai keberagaman yang menyatu dalam harmonisasi kehidupan para peneliti psikologi dari berbagai belahan dunia dan seluruh area keilmuan psikologi juga disiplin ilmu terkait.

indexSebanyak 5 Mahasiswa yang tergabung dalam komunitas PLC berhak untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung di Pacifico Building, Yokohama, Jepang bersama para peneliti, psikoterapis, dosen, dan mahasiswa psikologi di berbagai program dari lebih 95 negara. Kelima mahasiswa tersebut yaitu, Fauzanin Nur Yakin, Aliefia Rizky Diwandana, Wahyu Riska Elsa Pratiwi, Sudrajad Yudo Putra, dan juga Zakiyatul Muti’ah yang juga merupakan ketua dari komunitas ini selama periode 2015/2016 lalu. Moh. Mahpur Wakil Dekan III Bidang kemahasiswaan yang juga merupakan inisiator dari lahirnya PLC menyatakan bangga atas kesempatan yang didapat dari kelima mahasiswanya untuk menyampaikan ide penelitiannya pada dunia lewat kongres yang menghadirkan banyak ilmuwan psikologi. Secara tegas kepergian kelima mahasiswa ini ke Jepang menjadi bukti nyata atas terwujudnya harapan beliau saat awal pembentukan PLC pada tahun 2013 silam yakni, kehadiran PLC untuk membangun kerjasama internasional tingkat dunia dan menjadi wadah untuk memfasilitasi mahasiswa agar tetap proaktif dan mampu berkarya dalam kancah nasional bahkan internasional.

“Bisa mempresentasikan penelitian kami dan berangkat di event  31st ICP Japan memang sudah menjadi target PLC sejak tahun 2015 lalu pasca mengikuti event AAICP di bandung” tegas Zakiyatul Mutia’h. Hal ini menjadi sesuatu yang memang mungkin terjadi, melihat sejak lama PLC memang sudah memiliki impian untuk bisa go international!

Menurut Wakil Dekan I bidang kemahasiswaan Fathul Lubabin Nuqul, tidak mudah bagi kelima mahasiswa ini untuk mendapatkan kesempatan ini. Selain diharuskan memiliki kemampuan pada proses penelitian, ketahanan dan konsentrasi dalam penyelesaian penelitian hingga kemampuan Bahasa inggris untuk menulis hasil penelitian mereka dan mampu mempresentasikan hasil penelitian mereka pada peserta kongres dari beragam negara yang hadir dalam kongres tersebut. Sehingga support dari fakultas memang tidak cukup bila hanya bersifat material namun harus juga bersifat moril karena tantangan yang mereka hadapi cukup luar biasa hingga bisa sampai pada pencapaian ini.

Kelimanya selaku anggota dari delegasi PLC menyatakan sangat bangga bisa menjadi bagian dari sejarah PLC yang mampu go Internasiona. Aliefia Rizky D. berharap agar anggota baru PLC selanjutnya mewarisi keberanian, ketekunan dan tekad kuat mereka agar tetap aktif berpartisipasi dalam setiap event yang berskala nasional juga internasional.

Sementara itu Wahyu Riska Elsa P. menjelaskan bahwa “Fakultas diantaranya jajaran dekanat dan seluruh dosen memang merupakan partner terbaik dalam mewujudkan cita-cita PLC untuk bisa go international tanpa mereka, PLC bukan apa-apa”, jelasnya. (Red. Ms)

Reportase: WREP

[button href=”http://psikologi.uin-malang.ac.id/wp-content/uploads/2016/08/Prestasi-Mahasiswa-ICP-Yokohama-Jepang.pdf” rounded=”” size=”btn-mini” style=”blue” target=”_blank”]Simpan[/button]