40 Trainer Mega Putih di Terjunkan Demi Ta’aruf Maba Psikologi 2015

 Suara Mahasiswa
Mega Putih Out Bound

Tim Outbound Provider Mega Putih Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang

PsychoNews – Lagi-lagi tim Outbound LSO Mega Putih kembali dipercaya untuk mengisi acara Ta’aruf dan Outbound mahasiswa baru Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang (31/10). Tidak kurang dari 40 trainer terlatih dari tim Mega Putih diturunkan demi menyukseskan acara ini. “Kami menugaskan 40 trainer untuk menyukseskan acara ta’aruf dan outbound maba kali ini” kata Faiz, direktur Mega Putih Outbound Provider. Trainer ditugaskan langsung oleh direktur Mega Putih melalui koordinator lapangan, Naufal. “Jadi 40 trainer itu ditugaskan dari koordinator lapangan, koordinatornya Naufal. Koordinator lapangan itu sendiri membawahi dua bagian, yakni bagian games dan ice breaking yang dipegang oleh Mahrus, dan yang kedua bagian mountaineering yang dipegang oleh Slamet” jelas Faiz.

Acara yang digelar di kawasan wisata Coban Rondo ini diikuti oleh sekitar 213 peserta yakni mahasiswa baru Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang. Peserta ta’aruf dan outbound diminta untuk berjalan kaki bersama kelompok masing-masing dari bumi perkemahan menuju air terjun. Seluruh peserta selama perjalanan menuju air terjun diminta untuk berhenti pada tiap-tiap pos yang telah disediakan oleh tim Mega Putih. “Peserta berjalan kaki bersama kelompoknya menuju air terjun. Dalam perjalanannya, mereka diberhentikan pada pos-pos yang sudah kami sediakan untuk melakukan outbound” kata Faiz. Terdapat delapan pos yang disediakan oleh tim Mega Putih. Setiap pos memiliki games atau outbound yang berbeda. “Kita menyediakan delapan pos yang berbeda-beda,” tambahnya.

Terdapat beberapa indikator acuan yang hendak dicapai dalam outbound kali ini, di antaranya adalah peserta memiliki penalaran tugas atau pemahaman yang baik, melatih kerjasama (teamwork), melatih kepemimpinan (leadership), menumbuhkan kepercayaan (trust), menumbuhkan rasa percaya diri (selfconfidence), melatih public speaking and relation, mengasah atitude and aptitude, menumbuhkan manner atau sikap yang baik, membangun tough atau ketangguhan, melatih keberanian (brave), dan yang terakhir adalah melatih keterampilan memecahkan masalah (problem solving).

Usaha pencapaian indikator yang telah ditentukan ini dibingkai melalui beberapa permainan atau games ringan yang tersedia di setiap pos. Games yang dilakukan di antaranya permainan tepung, balok ceria, kamar pas, galon PHP, borgol gila, jembatan bambu, origami, pipa gila, frusik, flying fox, titian tali, yuyu kangkang, pimpong sembunyi, estafet balok, refleksi, dan relaksasi. “Indikator-indikator yang hendak dicapai dibungkus dalam permainan atau games di tiap pos. Di akhir games, peserta diminta untuk menjelaskan makna atau pelajaran yang dapat diambil dari games tersebut,” jelas Faiz selaku Direktur Mega Putih.

Minat peserta terlihat dari ghiroh mereka untuk mengikuti outbound. Lilin salah satunya, mahasiswa baru ini begitu bersemangat untuk mengikuti outbound. “Sebenarnya semalam kurang enak badan, tapi saya tetap ikut outbound karena pengen banget ikutan, seru soalnya,” ucapnya. Tidak jauh berbeda dari Lilin, Ira, salah satu mahasiswi baru yang juga memberi respon positif terhadap outbound yang dirancang oleh tim Mega Putih. “Seru banget outbound-nya, banyak pelajaran yang diambil dari game-game yang ada. Capeknya jadi nggak terasa. Apalagi tadi bisa main flying fox juga, gratis lagi, hehe,” kata Ira sambil tertawa.

Faiz selaku direktur Mega Putih berharap semua indikator yang telah dirumuskan tercapai. Selain itu, ia juga berharap dengan adanya outbound ini peserta dapat menumbuhkan sense of belonging (rasa memiliki) bagi terhadap Fakultas Psikologi dan keilmuan Psikologi. “Harapannya tentu semua indikator tercapai, selain itu bagi peserta, menumbuhkan sense of belonging (rasa memiliki) pada Fakultas Psikologi serta keilmuan Psikologi,” harap Faiz. Terakhir, ia pun berharap pada trainer Mega Putih agar semakin kompak, dapat menjadi trainer yang profesional, dan dapat lebih terampil dalam mengatasi permasalahan-permasalahan di lapangan yang tidak terduga. “Kalau untuk tim Mega Putih sendiri harapannya ya pasti semakin kompak dan menjadi trainer yang profesional dan lebih terampil mengatasi permasalahan yang tidak diperkirakan,” tutupnya. (Red. Ms)

Reportase : Setyani Alfinuha

Editor         : Sofia Musyarrafah

Simpan Berita

Tanggapan Anda

Silahkan login di akun facebook anda jika ingin memberikan komentar/tanggapan

Author: