Kolaborasi 3 Matakuliah Integratif Mahasiswa Psikologi Gelar Studium Genarale

 Suara Mahasiswa
Empat Dosen Psikologi Mata Kuliah Kolaraboratif

Serius: Keempat Dosen Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang Dalam Menilai Kegiatan Studium Generale Mata Kuliah Kolaboratif

PsychoNews – Semangat tepuk tangan meriah memenuhi ruang Halaqoh Lantai 1 (17/6) yang dihadiri oleh mahasiswa Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang angkatan 2012. Agenda yang bertajuk “Studium Generale Matakuliah Integratif” ini merupakan bentuk dari pelaporan tugas mahasiswa tiga matakuliah integratif, yakni Desain Pelatihan, Metodologi Kualitatif, dan Modifikasi Perilaku. Acara yang dimulai dari pukul 09.00 WIB ini tidak hanya dihadiri mahasiswa, namun juga dihadiri oleh para dosen pengampu kegita matakuliah tersebut untuk menilai hasil presentasi tiap kelompok.

Matakuliah integratif ini merupakan kali pertama dilaksanakan dan berawal dari diskusi intensif antara dua dosen mata kuliah desain pelatihan dan modifikasi perilaku. Anwar Fuady menjelaskan “Sebenarnya ini ide lama, awalnya dari obrolan kecil tentang matakuliah masing-masing, terlebih banyak masukan dari mahasiswa Modifikasi Perilaku yang menginginkan aplikasi teori di lapangan. Berhubung Desain Pelatihan tugasnya adalah mendesain dan melakukan pelatihan, akhirnya berkeinginan pelatihannya menggunakan modifikasi perilaku. Kemudian, karena dalam B-Mod butuh penggalian data untuk menentukan A-B-C, maka cara terbaik adalah dengan menggunakan teknik penggalian data dalam penelitian kualitatif,” Tegasnya.

Selain itu, Anwar menyebutkan pula bahwa banyak keuntungan yang didapat dari pengintegrasian ketiga matakuliah ini. “Banyak keuntungan yang didapat, dari saya sendiri lebih mudah menjelaskan konsep B-Mod dalam kelompok kecil (konsultasi), sehingga saya bisa memantau mahasiswa mengerti atau belum tentang konsep B-Mod,” ungkapnya. Meskipun ia belum bisa memprosentasekan tingkat keberhasilan mahasiswa dalam menempuh matakuliah ini, namun besar harapannya agar mahasiswa angkatan 2012 terus berlatih di luar jam kuliah. “Saya belum bisa memprosentase, tapi karena mungkin ini adalah pengalaman pertama temen-temen melakukan modifikasi perilaku dengan tertib administrasi, penambahan jam terbang mahasiswa (di luar tugas kuliah) yang akan memenuhi harapan saya,” harapnya.

Pelaksanaan matakuliah integratif ini merupakan tugas secara berkelompok. Seluruh mahasiswa membuat kelompok berjumlah 7-8 orang dengan nama kelompok yang unik dan bervariatif. Jumlah kelompok secara keseluruhan adalah 25 kelompok. Salah satu kelompok adalah Andra and The Gogy sebanyak 8 orang anggota dan melaksanakan pelatihan Self-Management di SMA Wahid Hasyim Malang.

Isna Vitasari, salah satu anggota Andra and The Gogy menjelaskan tentang subjek pelatihan kelompoknya. “Kami mengadakan pelatihan di SMA Wahid Hasyim. Seletah melakukan analisis kebutuhan menggunakan angket terbuka, wawancara, dan profiling individu, akhirnya kami menemukan masalah inti siswa, Self-Management-nya rendah. Jadinya kami mulai mendesain pelatihan Self-Management,” jelasnya. Ia pun mengungkapkan kesiapan kelompoknya dalam studium generale ini. “Kami sudah menyiapkan hasil dokumentasi yang akan kami persembahkan di studium generale ini. Kami urutan ke-19, jadi bisa lebih banyak siap-siap,” ujar mahasiswi berkacamata ini.

Selain itu, nampak pula semangat yang ditunjukkan kelompok-kelompok lain ketika presentasi. Ada Psycho-Pie yang mendapat pujian dari Yusuf Ratu Agung karena mereka mempresentasikan hasil pelatihan dengan baik. “Kelompok Psycho-Pie ini merupakan salah satu yang terbaik, karena bisa memenuhi keinginan saya. Presentasi kelompok ini dapat dijadikan sebagai promosi yang atraktif dan menarik,” ungkapnya. Tak kalah antusias, Mohammad Mahpur juga mengapresiasi presentasi para mahasiswa. “Kalian luar biasa dalam mendesain pelatihan dan pelaksanaannya, namun mungkin agak kesulitan dalam hal reporting (pelaporan),” ujar Mahpur. Lalu Anwar Fuady pun memberikan motivasi mahasiswa dengan ucapan, “Karena ini integratif pertama, jadinya yang pertama akan selalu dikenang meskipun yang berikutnya lebih baik,” ungkapnya ketika memberi tanggapan terhadap presentasi mahasiswa.

Invovasi-inovasi terus dilakukan oleh dosen-dosen Fakultas Psikologi UIN Maliki Malang untuk memberikan pengalaman berharga dalam proses belajar psikologi. Tak heran jika tiap semesternya, ada tugas atau project baru yang bersifat menantang dan aplikatif diberikan pada mahasiswa. Sejatinya, pengalaman baru ini sangat bermanfaat bagi mahasiswa agar setelah menjadi sarjana Psikologi mahasiswa tidak hanya ahli dalam memahami teori, namun juga kaya akan pengalaman aplikasi lapangan. Selain itu, mahasiswa juga mampu dan peka dalam mengintegrasikan berbagai sub keilmuan Psikologi sehingga tidak hanya terpaku pada suatu perspektif saja. (Red.Ms)

Reportase: Sofia Musyarrafah

Simpan Berita

Tanggapan Anda

Silahkan login di akun facebook anda jika ingin memberikan komentar/tanggapan

Author: